Thursday, July 28, 2016

DEMAM AWKARIN?


Lately indonesia lagi digemparkan oleh fenomena artis ask.fm yang doyan nge-vlog dan jadi viral... gue ga pernah tau siapa sosok awkarin, sampai suatu malem sebelum tidur gue liat ada berita tentang dia muncul di timeline facebook gue. Penasaran dengan siapa di, gue mulai baca dan akhirnya gue stalk ini anak. First impression gue ini anak lumayan nyentrik dan ga bisa disangkal bahwa ini anak adalah anak yang cerdas dan punya dampak besar dan mampu membuat orang lain meng-idolakan dia. Ga perduli negative atau positive, yang gue tau dia bisa menggerakkan masa, yahh bisa dikatakan achievement walaupun penuh pro dan kontra..
Ngomong-ngomong soal ASK.FM, buat sebagian orang yang tau gue juga lumayan aktif di social media ini, awalnya, motivasi gue Cuma buat iseng aja, untuk isengin inner circle gue dengan pertanyaan-pertanyaan ga penting lah... disana banyak sekali anak muda yang bisa menuliskan apa yang mereka rasakan dan sudut pandang mereka, dan diask.fm gue belajar banyak hal.
Sebenernya yang nyentrik dan rada menyesatkan itu ga Cuma awkarin.tapi BANYAK pake BANGET orang diask.fm yang ‘sesat’ menurut gue dan sadly banyak anak muda yang ngefans sama mereka dan ga jarang yang memberikan pertanyaan tentang kehidupan and yet jawaban mereka menurut gue menyedihkan, ga Cuma itu anak-anak muda ini punya kecenderungan meng-idolakan orang yang nyentrik-nyentrik dalam tanda kutip. Semakin rebel semakin rame, semakin kontroversial semakin seru, semakin kacau semakin keren dan banyak follower, semakin liberal semakin keren.
Menurut Theodore Darlymple, seorang physician yang menghabiskan belasan tahun melayani orang-orang kelas bawah di London, beliau mengatakan bahwa orang-orang yang ia layani rata-rata punya pattern hidup yang sama, akarnya adalah dari world view yang mereka percaya, mereka percaya bahwa keputusan mereka adalah urusan mereka sendiri, mereka memandang sex dan membuat sex terlihat rendah dan tidak berharga, alhasil penikahan atau hubungan yang prematur melahirkan generasi tanpa sosok orang tua, dan mengadopsi gaya hidup yang sama, tidak di pungkiri banyak terjadi pemerkosaan yang dilakukan oleh ayah tiri, semakin hancur dan hancur, semua ini karna hal sepele, menganggap enteng nilai dan moral, beliau juga berkata bahwa mereka adalah sumber dari masalah mereka sendiri.
And then i decided to do something, hal paling simple yang gue bisa lakukan adalah start from my ask.fm. pernah gue hapus account gue lalu pacar gue kaya bilang “you know your ask.fm can help a lot of people” awalnya gue ga gitu gubris, sampe gue sadar satu hal. Bahwa generasi ini, adalah generasi yang kesepian, generasi yang penuh dengan insecurity, generasi yang butuh pengakuan dan mencari jati diri, generasi yang ga punya teman untuk cerita, bakan di usia yang muda mereka udah punya trust issues dan kekecewaan, and ga ada yang peka untuk jangkau mereka, akhirnya mereka look up ke idola idola yang menurut mereka “kelihatannya” cukup bahagia, yang kelihatannya hidup nya indah dan punya banyak fans. konten nya begini




Gue lumayan shock disaat ada satu selebriti ask.fm yang memiliki orientasi seksual yang menyimpang dan terang-terangan ngomong kalau dia mau menarik orang yang straight untuk jadi kaya dia,bisa menjadi idola, dan dia berhasil untuk mencuci otak anak-anak muda untuk melakukan hal yang salah dan dibuat seolah-olah semua hal itu boleh.
Ada juga anak yang ngepost foto conversation dia dengan papa nya, inti dari convo itu adalah dia kaya bilang dia uda ga virgin terus bapak nya kaya support dan malah bangga..
Gue hargai perbedaan pandangan, prinsip dan value, gue paham setiap orang ada hak dan bebas memilih. Tapi gue juga tau dan percaya, memang kita bebas memilih gaya hidup seperti apapun yang kita mau, Cuma yang harus disadari bahwa setiap keputusan ada konsekuensi, dan harga dari konsekuensi itu engga murah, dan penyesalan pasti datang telat.
gue mencoba untuk tetep membagikan apa yang benar menurut standard kepercayaan gue, yang gue yakin setiap agama pasti mengajarkan hal tersebut, dengan harapan ketika anak-anak muda ini baca mereka bisa menjadikan tulisan gue bahan pertimbangan sebelum mereka mengambil sebuah keputusan didalam kehidupan mereka.
Gue tau kok kita ga bisa paksa mereka setuju, kita ga bisa kontrol keputusan orang, Cuma kita tetap bisa kok menyuarakan sudut pandang kita, dengan harapan mereka bisa mikir lebih panjang.
anak muda saat ini, mereka benci dan muak dengan orang-orang yang munafik,fanatik dan fake, gue rasa itu manusiawi, karna gue juga pernah ada di posisi dan di umur-umur mereka, dimana orang yang menjadi panutan ternyata mengecewakan, dimana yang ngomong paling kencang tentang kebenaran ternyata sama aja di belakang, dimana orang dewasa yang harus nya menjadi teladan, mengajarkan kita untuk ga beda-bedain teman, terus mengajarkan anak muda untuk saling mengampuni dan jangan berantem, yang mengajarkan anak-anak muda untuk jujur dan anti korup dan pada faktanya mereka melihat jarang sekali figure yang benar-benar bisa menjadi teladan, dan mereka juga cukup pintar dimana mereka melihat orang yang curang yang membenci yang ga jujur ternyata bisa survive, justru ketika mereka nurut sama yang baik hidup mereka tambah kacau. At the end mereka lebih percaya sama yang “terang-terangan” dari pada yang baik. Sayang nya ini sudah terlalu jauh, dan mereka uda ga bisa bedain mana yang benar dan mana yang ga bener, karena segala sesuatu yang “tidak benar” dikemas sedemikian rupa sehingga kedengerannya intelek, open minded dan baik. Cuma segala sesuatu yang baik belum tentu benar.
tugas kita bukan menyalahkan media yang kita ga bisa control, tapi kita yang merasa ‘prihatin’ harus nya do something, mulai dari apa yang kita punya, dan mulai dari apa yang ada di sekitar kita.
Gue kaget banget ketika gue menerima banyak sekali question yang cukup menyayat hati, ada yang konyol, ada yang lucu juga... nih question box gue kira-kira isinya begini..





ga paham mau jawab apa..... 



ini sih LOL BANGET






kurang lebih begitu adanya,,,gue inger ada yang anak 17 taun uda janda karena MBA terus dibuang keluarga, terus suaminya selingkuh. Ga jarang yang tanya hal-hal seputar kehidupan dan value, contoh nya yang paling umum mereka tanyakan adalah rasa penasaran mereka akan dunia luar dan seputar cinta contohnya yang simple, ttg tattoo, rokok boleh apa ngga, clubbing dosa apa ngga, terus pacaran itu boleh ngapain aja... ini basic sekali dan saking mereka bingung dan ga ada yang ajarin mereka sampe cari jawaban di media sosial, jangan salahkan mereka kalau dapet info yang salah, kalau kita yang prihatin ga buat apa-apa.
Kalau emang kita care, kita tau kebenaran, kita bisa kasih teladan, kasih contoh dan buktikan bahwa hidup bebas itu ga harus merusak diri, dan keren itu ga mesti bandel, dan kita bisa jadi teladan dan harapan buat mereka yang mungkin uda terlanjur sceptic dengan dunia dan orang baik. Kita harus jadi harapan yang bisa bikin mereka percaya dan sadar kalau kasih itu masih ada, banyak yang peduli, jalan keluar dan jawaban selalu ada termasuk buat awkarin. instead of judging her, apa solusi yang kita tawarkan terhadap anak-anak yang seperti dia

Kalau ngomongin mission atau mau mengubah dunia, kita ga perlu ke papua, atau muluk-muluk ke afrika, atau pedalaman, ga ada yang salah sih, Cuma sadarkah kita bahwa sebagian anak-anak muda menghabiskan waktunya didepan media? Perhatiin deh kalau lagi di restoran, pasti lu bakal banyak ngeliat anak-anak muda atau keluarga yang makan satu meja tapi autis depan hape semua...Yang bikin gue tetap semangat jawabin ask.fm yang ga ada habis nya gue yakin sekali kalau dari sekian banyak orang yang baca ask.fm gue, ada salah satu diantara mereka yang bener-bener membutuhkan. Walaupun keliatan nya ga ada hasil atau ngabis-ngabisin waktu, gue lakukan apa yang gue bisa.. diluar hasilnya ada apa ngga, namanya juga usaha.
Gue percaya, keputusan seseorang hari ini bisa mempengaruhi kehidupan dan masa depan orang tersebut, mungkin ga Cuma satu dua hari, bisa-bisa seumur hidup bahkan sampe keturunan kita pun ikut menanggung akibatnya.

Ketika awkarin aktif mempromosikan gaya hidup bebas, semau-maunya, bangga dengan rokok, ga jarang posting-posting weed juga, semua postingan berbau sex bebas dan gaya pacaran yang bikin ngelus dada, walaupun emang awkarin punya prestasi yang bagus dibidang akademik, nilainya diatas rata-rata, tapi ini seperti sebuah tamparan yang mengingatkan kita bahwa IQ tanpa EQ dan SQ, adalah sebuah kesia-siaan.
You know what, my parents divorce karna pernikahan dini, keluarga gue hancur karna narkoba, gaya hidup bebas ternyata ga membawa benefit apa-apa, dan apa yang dilakukan oleh orang tua gue, yang jadi korban ga Cuma mereka, anak-anak dan semua keluarga ikutan menanggung akibatnya, apakah papa dan mama gue happy? Gue garansi 100% mereka unhappy pilihan hidup mereka yang mungkin sekarang lagi keren buat follower nya awkarin. Gue jamin 100% kalau aja bonyok gue bisa putar waktu mungkin mereka ga akan mau pilih jalan yang menurut mereka keren pada jaman nya...


gue sempat ke rumah damai sebuah pusat rehabilitasi narkoba, yang gue temui disana adalah anak-anak gaul, mereka eksis, setan nya dunia malem....ada yang karna kebanyakan jadi gila literally gila kaya cacat mental gt, dan kehilangan banyak kesempatan... keluarga hancur, karier hancur, masa depan suram, dan mereka menyesal uda umur 40an tapi belum jadi apa-apa, semua karna narkoba.
Cerita lain, sebelum lu jatuh kedosa sexual, let me tell you something... buat have sex dan ilangin virginity itu gampang, dalam waktu satu detik lu bisa jadi sekeren awkarin, dengan relationship goal yang di idam-idamkan ababil masa kini, tapi buat apa bangga buat sesuatu yang semua orang bisa lakukan.. hebat itu ketika lu bisa tetap kudus sampai lu married, karna ga gampang buat jaga kekudusan. Terdengar kampungan dan ga seru kan?
Udah bosen juga lah ya kalian juga udah sering denger betapa banyaknya cerita orang yang hamil diluar nikah... yang menjadi concern gue adalah anak-anak dari hasil pernikahan tersebut, ga semua orang yang MBA siap untuk menjadi orang tua. Alhasil banyak anak-anak yang terlantar, ga jarang yang karna takut jadi aborsi, dan ternyata ga mati anaknya, malah terlahir cacat seumur hidup.
Mungkin cerita-cerita diatas ga begitu ngefek buat yang membaca, gue juga nulis bukan karna uda paling holy, justru gue juga lagi berjuang, kita sama kok, sama sama manusia, sama sama muda, sama-sama punya hasrat,tapi yang jadi rem gue selama ini adalah gue tau one day kita semua pasti punya anak perempuan dan anak laki-laki... ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan sebelum melakukan sesuatu, coba tanyakan pertanyaan ini sebelum kita mengambil keputusan.
1.      Bagaimana jika suatu hari nanti anak kita melakukan apa yang kita lakukan saat ini, apakah kita akan happy atau stress?
2.      Kalau suatu hari kita semua mempunyai anak, dan anak kita berpacaran sama orang seperti akita, apa yang akan kita lakukan? Apakah dengan senang hati menerima? Atau pusing?
3.      Jika suatu saat kita punya anak, apakah anak kita akan bangga memiliki orang tua seperti saya dan anda? Atau kita adalah mimpi buruk bagi mereka?

gue ini korban,dan gue ga mau jatuh kelubang yang sama untuk kedua kali, dan sebisa mungkin gue akan mencoba buat share apa yang terjadi supaya teman-teman bisa mikir sebelum mengidolakan dan meniru tingkah laku atau gaya hidup seseorang. gue berani bilang ke awkarin kalau apa yang dia promosiin di sosmed itu ga keren, Dan buat followers fanatik awkarin yang mau niru dia, lets have a private talk... gue bisa ceritain betapa menderita nya tumbuh besar dikeluarga yang “pemikirannya” kaya awkarin.. sorry awkarin, semoga one day kita bisa bertemu untuk sekedar sharing dan ngobrol heart to heart... gue pengen tau apa alasan dan apa yang terjadi sampe lu bisa ada di titik ini.

 Dan gue mau ajak temen-temen semua buat promosiin hal baik, bikin artikel yang positive, posting something yang punya value, menolong orang dan menjadi berkat ga harus mahal kok. Bisa di mulai dari sosial media

last but not least... jangan melakukan sesuatu yang bakal lu sesali 10-20 tahun kedepan, jangan nyusahin anak – anak dan keluarga. Its not worth it, trust me.